Senin, 17 Desember 2012

Tuhan Penghibur Agung

Tuhan adalah penghibur yang Maha Agung Kalau kita faham Tuhan dan kerja-Nya serta ciptaan-Nya Ia adalah penghibur manusia yang tidak ada taranya Jika kita sadar bahawa Tuhan penghibur yang Maha Agung, kita jatuh hati kepada-Nya Bahkan kita bercampur takut kepada-Nya kalau hiburannya ditarik balik atau ditarik semula Mari kita kaji bahawa Tuhan itu benar-benar Maha Penghibur manusia Nafas turun naik oksigen kepunyaan-Nya, bukankah itu hiburan makhluk-Nya Pijaklah bumi, bumi kepunyaan-Nya, tidakkah kita terhibur Lihatlah ke langit, langit kepunyaan-Nya, bukankah itu hiburan juga Lihatlah pemandangan yang hijau, sejuk mata memandangnya, bukankah itu hiburan dari ciptaan Tuhan Di waktu lapar kita makan nasi dan lauk rezeki dari Tuhan, itukan hiburan Di waktu sakit kita disembuhkan-Nya, senang dan terhibur hati dibuatnya Dijadikan-Nya malam dan siang, siang mencari rezeki dan ilmu, bukankah itu hiburan dari Tuhan Malam rehat setelah letih waktu siang hiburan juga namanya Di waktu hendak bersenang-senang kita ada isteri atau suami dari anugerah Tuhan, hiburan bukan? Suami isteri tempat melepaskan rindu, dendam nikmat dari Tuhan, itu adalah hiburan Di waktu musafir atau mengembara banyak jenis hiburan yang kita lihat atau dapat atau rasa, hiburan dari Tuhan Bahkan perkara yang negatif pun merupakan hiburan dari Tuhan kalau kita faham Umpamanya sakit, miskin, kesusahan Ia adalah penghapusan dosa atau derajat atau pahala di Syurga Bukankah itu berita gembira dari Tuhan? Ia adalah hiburan jangka panjang Itu semuanya hiburan dari Tuhan di sudut aqidah Di aspek syariat Tuhan, juga hiburan dari Tuhan Ertinya syariat Tuhan atau disiplin hidup dari Tuhan adalah hiburan untuk insan Mari kita lihat bahwa syariat Tuhan itu adalah penghibur manusia Tuhan menyuruh memaafkan orang bersalah, yang bersalah meminta maaf, bukankah itu satu hiburan Siapa tidak terhibur jika diberi maaf atau orang meminta maaf Syariat menyuruh orang miskin dibantu atau ditolong, bukankah itu hiburan Berkawan hendaklah setia, utamakan kawan daripada diri sendiri, itu bukankah hiburan Jiran disuruh hormati, tidak boleh disakiti, jiran disuruh buat sebagai keluarga sendiri Bukankah itu hiburan untuk insan, siapa tidak suka?! Syariat Tuhan menyuruh membuat baik kepada orang yang membuat jahat, betapalah orang yang membuat baik Itu adalah hiburan Syariat menyuruh berkasih sayang, rasa bersama, berkerjasama, bertenggang rasa, ini semuanya bersifat hiburan Itu sebagai contoh yang mudah difahami, yang tidak disebut dikiaskan sahaja akan dapat jawaban Jelas kepada kita bahawa Tuhan adalah penghibur yang Maha Agung yang tiada taranya Juga syariat-Nya membawa hiburan kepada manusia Tetapi mengapa umat Islam berjuang menjadi kasar, ekstrim, membunuh?! Mengapa umat Islam berjuang menyusahkan dan menakutkan orang? Padahal Islam membawa kasih sayang Ia adalah hiburan! Di mana kita belajar? Hadis dan Al Quran tidak menyuruh demikian Mengapa kita tersesat jalan, Islam adalah indah, ia membawa hiburan kepada setiap insan, kafir mahupun Islam Persembahkanlah Islam kepada manusia dengan kasih sayang dan khidmat Kasih sayang dan khidmat adalah hiburan buat insan Haraplah diambil ingatan. Abuya Syeikh Imam Ashaari Muhammad At-Tamimi

Metode Ilmiah Dalam Ilmu Antropologi

Metode Ilmiah Dalam Ilmu Antropologi 1. Metode Ilmiah dan Pengumpulan Fakta Metode ilmiah dalam suatu ilmu pengetahuan adalah segala cara yang digunakan dalam ilmu tersebut, untuk mencapai suatu kesatuan pengetahuan. Untuk antropologi-budaya, tingkat ini adalah pengumpulan fakta mengenai kejadian dan gejala masyarakat dan kebudayaan masyarakat untuk pengolahan secara ilmiah. Dalam kenyataan, aktivitas pengumpulan fakta disini terdiri dari berbagai metode mengobservasi, mencatat, mengolah, dan mendiskripsikan. fakta-fakta yang terjadi dalam masyarakat yang hidup. Seluruh metode yang digunakan merupakan bidang deskriptif dari ilmu antropologi yang disebut etnografi.Contohnya: seorang peneliti dapat mengobservasi dan mendengar keterangan-keterangan dalam masyarakat X yang merupakan objek penelitiannya itu. Pada saat tertentu Ia mengobservasi seseorang yang memarahi saudara termudanya, sedangkan saudara itu diam tidak berani membantah. Kemudian ia mendengar dan informannya bahwa seseorang harus memberi hormat terlebih dahulu apabila ia menjumpais audara tertuanya di jalan. Dari berbagai keterangannya itu. Peneliti kemudian membuat suatu pernyataan deskriptif secara induktif dalam keterangannya yaitu “ dalam masyarakat X, seorang saudara tua dalam hubungan kekerabatan lebih tinggi kedudukannya dari pada saudara mudanya”. 2. Penentuan Ciri-Ciri Umum dan System Hal ini adalah tingkat dalam cara berpikir ilmiah yang bertujuan untuk menentukan ciri-ciri umum dan sistem dalam himpunan fakta yang dikumpulkan dalam suatu penelitian.Dalam ilmu-ilmua alam, penentuan ciri-ciri umum dan sistem dalam fakta-fakta alam dilakukan dengan cara mencari perumusan-perumusan yang menyatakan berbagai macam hubungan kovariabel(kalau suatu fakta berubah dengan cara tertentu, maka fakta lain yang berkaitan berubah juga) atau hubungan tersebut menimbulkan hubungan sebab-akibat. Dalam ilmu sosial, dan ilmu antropologi sebagian besar ilmu pengetahuan bersifat “pengertian” mengenai kehidupan masyarakat dan kebudayaan, namun ada pula pengetahuan yang berupa kaidah sosial. 3. Verivikasi Metode-metode verivikasi (pengujian) terdiri dari cara-cara menguji kaidah-kaidah atau memperkuat “pengertian” yang telah dicapai. Disini proses berpikir berjalan secara deduktif yaitu, dari perumusan -perumusan umum kembali ke arah fakta-fakta yang khusus. Dengan mempergunakan metode-metode kualitatif, ilmu antropologi mencoba memperkuat pengertiannya dengan menerapkan pengertian itu dalam kenyataan, yaitu pada beberapa masyarakat yang hidup, tetapi dengan cara mengkhusus dan mendalam. Tenaga Sarjana, Lembaga, Majalah, dan Prasarana Ilmu Antropologi Kehidupan Ilmiah Suatu cabang ilmu pengetahuan dikatakan hidup apabila para ahli dibidangnya melakukan kegiatan-kegiatan penelitian untuk memecahkan berbagai masalahnya. Lembaga-lembaga ilmiah biasanya memberi sokongan kepada para ahli yang melakukan proyek-proyek penelitian, dan seringkali lembaga-lembaga itu membiayai terbitnya majalah yang diperlukan untuk perkembangan suatu cabang ilmiah, karena disitulah para peneliti dapat mengumumkan hasil penelitiannya, dengan demikian para peneliti dapat memeriksa kebenaran hasil-hasil itu dan menjadikannya sebagai landasan untuk mengembangkan persoalan penelitian lebih lanjut. Para Tokoh Sarjana Antropologi Pada fase pertama perkembangannya, antropologi belum memilki tokoh -tokoh ahli, para tokoh antropologi fase kedua merupakan tokoh-tokoh ahli antropologi. Sebagai contoh Lewis Hendry Morgan, seorang sarjana hokum bangsa Amerika yang kemudian bekerja sebagai pengacara diantara paraindian di Amerika serikat. Para tokoh antropologi pada fase ketiga terutama berasal dari negara-negara mempunyai tanah jajahan.Salah satu tokohnya adalah B. Malinowski yang telah banyak buku antropologi tentang penduduk kepulauan Trobriand. Para tokoh antropologi dalam fase perkembangannya yang keempat, pada mulanya berasal dari Amerika Serikat. Dengan munculnya Franz Boas yang mula-mula adalah seorang ahli geografi bangsa Jerman, kemudian menjadi warga negara Amerika, dapat kita anggap sebagai tokoh ahli antropologi yang kemudian bercabang. Lembaga-lembaga dan Majalah-majalah Antropologi Salah satu majalah antropologi yang paling penting dna perlu dimiliki oleh tiap ahli antropologi atau tiap orang yang ingin menjadi ahli antropologi adalah Current Antrophology , yang diterbitkan oleh University of ChicagoPress. Majalah ini memuat perkembangan ilmu antropologi disebagian besar universitas dan pusat-pusat ilmiah terpenting diseluruh dunia. • Amerika adalah negara yang mempunyai lembaga, organisasi, dan perkumpulan antropoli, tiga yang penting diantaranya: 1. American Antroophological Association. Tempat para ahli Amerika dapat mengumpulkan dan saling mendiskusikan hasil satu sama lain. 2. American Assosiation of Physical Anthropology, yang menghimpun aktifitaspenelitian antropologi-fisik di Amerika, antara lain dengan menerbitkan majalah ilmiah American Anthropologist. 3. Universitas Yale di Kota New Haven mempunyai suatu lembaga bernama institute of Human Relations. • Lembaga-lembaga antropologi dari negara Inggris diantaranya: 1. Royal Anthropological Institute of Great Britain and Ireland. Sebuah lembaga yang didirikan pada abad ke 19 dan berpusat di London 2. International Africa Institute adalah lembaga yang berpusat diUniversitas Oxford, dan menggiatkan penelitian ilmu-ilmu sosial diAfrika. • Negara Jerman, Australia, dan Swiss juga merupakan negara-negara dimana terdapat lembaga-lembaga antropologi selain mengasuh suatu majalah ilmiah, juga telah berjasa dalam membiayai ekspedisi -ekspedisi ilmiah dimuka bumi, yaitu: 1. Deutsche Gesellschrafht fur Volkerkunde di Branus-schweig merupakan perkumpulan pusat untuk semua sarjana antropologi Eropa. 2. Frobenius Institute di Frunkfurt, selain telah membiayai berbagai ekspidisi ilmiah ke Afrika, Amerika Selatan, dan Indonesia. 3. Di Freibourg, Swiss, ada sebuah lembaga antropologi yang mula-mula didirikan oleh ahli antropologi berbangsa Austria, W. Schmidth yangdalam tahun 1942 setelah tentara Nazi Jerman menduduki Austria. • Selain lembaga di atas, masih ada lagi beberapa lembaga ilmiah di negaralain yang juga sangat penting kegiatan penelitiannya di bidang antropologi,yaitu: 1. I’nstitute d’Ethnologie di Paris 2. Miklukho-Maklai Institute of Ethnography di Uni Soviet 3. Institute Nacional de An thropologie e Historia di Meksiko. • Di Indonesia, pendidikan sarjana antropologi dilaksanakan di Jurusan.Antropologi yang sekarang terdapat di empat universitas, yaitu:Universitas Indonesia di jakarta, Universitas Padjadjaran Bandung,Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, dan Universitas Sam Ratulangi Di manado.

Motivasi

Pengertian Motivasi. Motif seringkali diartikan dengan istilah dorongan. Dorongan atau tenaga tersebut merupakan gerak jiwa dan jasmani untuk berbuat. Jadi motif tersebut merupakan suatu driving force yang menggerakkan manusia untuk bertingkah-laku, dan di dalam perbuatannya itu mempunyai tujuan tertentu. Setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan motivasi (niat). Menurut Wexley & Yukl (dalam As’ad, 1987) motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif, dapat pula diartikan hal atau keadaan menjadi motif. Sedangkan menurut Mitchell (dalam Winardi, 2002) motivasi mewakili proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu. Sedangkan menurut Gray (dalam Winardi, 2002) motivasi merupakan sejumlah proses, yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi, dalam hal melaksanakan kegiatan- kegiatan tertentu. Morgan (dalam Soemanto, 1987) mengemukakan bahwa motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek- aspek dari motivasi. Ketiga hal tersebut adalah: keadaan yang mendorong tingkah laku (motivating states), tingkah laku yang di dorong oleh keadaan tersebut (motivated behavior), dan tujuan dari pada tingkah laku tersebut (goals or ends of such behavior). McDonald (dalam Soemanto, 1987) mendefinisikan motivasi sebagai perubahan tenaga di dalam diri seseorang yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi- reaksi mencapai tujuan. Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi, karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah unik secara biologis maupun psikologis, dan berkembang atas dasar proses belajar yang berbeda pula (Suprihanto dkk, 2003). Soemanto (1987) secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi-reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu bertujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagi tingkahlaku mencapai tujuan,telah terjadi di dalam diri seseorang. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah energi aktif yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada diri sesorang yang nampak pada gejala kejiwaan, perasaan, dan juga emosi, sehingga mendorong individu untuk bertindak atau melakukan sesuatu dikarenakan adanya tujuan, kebutuhan, atau keinginan yang harus terpuaskan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Motivasi seseorang sangat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu : a. Faktor Internal; faktor yang berasal dari dalam diri individu, terdiri atas: 1. Persepsi individu mengenai diri sendiri; seseorang termotivasi atau tidak untuk melakukan sesuatu banyak tergantung pada proses kognitif berupa persepsi. Persepsi seseorang tentang dirinya sendiri akan mendorong dan mengarahkan perilaku seseorang untuk bertindak; 2. Harga diri dan prestasi; faktor ini mendorong atau mengarahkan inidvidu (memotivasi) untuk berusaha agar menjadi pribadi yang mandiri, kuat, dan memperoleh kebebasan serta mendapatkan status tertentu dalam lingkungan masyarakat; serta dapat mendorong individu untuk berprestasi; 3. Harapan; adanya harapan-harapan akan masa depan. Harapan ini merupakan informasi objektif dari lingkungan yang mempengaruhi sikap dan perasaan subjektif seseorang. Harapan merupakan tujuan dari perilaku. 4. Kebutuhan; manusia dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjadikan dirinya sendiri yang berfungsi secara penuh, sehingga mampu meraih potensinya secara total. Kebutuhan akan mendorong dan mengarahkan seseorang untuk mencari atau menghindari, mengarahkan dan memberi respon terhadap tekanan yang dialaminya. 5. Kepuasan kerja; lebih merupakan suatu dorongan afektif yang muncul dalam diri individu untuk mencapai goal atau tujuan yang diinginkan dari suatu perilaku. b. Faktor Eksternal; faktor yang berasal dari luar diri individu, terdiri atas: 1. Jenis dan sifat pekerjaan; dorongan untuk bekerja pada jenis dan sifat pekerjaan tertentu sesuai dengan objek pekerjaan yang tersedia akan mengarahkan individu untuk menentukan sikap atau pilihan pekerjaan yang akan ditekuni. Kondisi ini juga dapat dipengartuhi oleh sejauh mana nilai imbalan yang dimiliki oleh objek pekerjaan dimaksud; 2. Kelompok kerja dimana individu bergabung; kelompok kerja atau organisasi tempat dimana individu bergabung dapat mendorong atau mengarahkan perilaku individu dalam mencapai suatu tujuan perilaku tertentu; peranan kelompok atau organisasi ini dapat membantu individu mendapatkan kebutuhan akan nilai-nilai kebenaran, kejujuran, kebajikan serta dapat memberikan arti bagi individu sehubungan dengan kiprahnya dalam kehidupan sosial. 3. Situasi lingkungan pada umumnya; setiap individu terdorong untuk berhubungan dengan rasa mampunya dalam melakukan interaksi secara efektif dengan lingkungannya; 4. Sistem imbalan yang diterima; imbalan merupakan karakteristik atau kualitas dari objek pemuas yang dibutuhkan oleh seseorang yang dapat mempengaruhi motivasi atau dapat mengubah arah tingkah laku dari satu objek ke objek lain yang mempunyai nilai imbalan yang lebih besar. Sistem pemberian imbalan dapat mendorong individu untuk berperilaku dalam mencapai tujuan; perilaku dipandang sebagai tujuan, sehingga ketika tujuan tercapai maka akan timbul imbalan.

TEORI TENTANG BELAHAN OTAK KANAN KIRI

TEORI TENTANG BELAHAN OTAK KANAN KIRI Sejak anak lahir, gerakannya belum berdifensiasi, selanjutnya baru berkembang menjadi pola dengan kecenderungan kiri atau kanan. Hampir setiap orang mempunyai sisi yang dominan. Pada umunya orang lebih biasa menggunakan tangan kanan (dominasi belahan otak kiri), tetapi ada sebagian orang kidal (dominan otak kanan). Terdapat “dichotomia” yang membagi fungsi mentala menjadi fungsi belahan otak kanan dan belahan otak kiri. Teori ini walaupun didukung data empiris, namun masih memerlukan pengkajian lebih lanjut (Dacey, 1989 : Piirto 1992). DIKOTOMI FUNGSI MENTAL Belahan Otak Kiri Belahan Otak Kanan Intelek Intuisi Konvergen Divergen Intelektual Emosional Rasional Metaforik, intuitif Verbal Non Verbal Horizontal Vertikal Konkret Abstrak Realistis Impulsif Diarahkan Bebas Diferensial Eksistensial Sekuensial Multipel Historikal Tanpa Batas Waktu Analitis Sintesis, Holitik Eksplisit Implisit Objektif Subjektif Suksesif Simultan Sumber : Springer, S.P dan Deutsch, 1981 Sumber dari:heru.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2012/Kreativitas.Doc

Rabu, 07 November 2012

Memposting Video di Blog

Kita bisa membuat posting blog yang didalamnya berisi video. Video dalam postingan kita bisa video buatan kita sendiri atau video milik orang lain yang bebas dipublikasikan. Dalam tutorial ini dibahas bagaimana cara memasukkan video dari Google Video.
Kelebihan Google Video antara lain:
  • Fasilitas search yang sangat powerfull, sama dengan google.
  • Di dalam Google Video juga ada video dari Youtube, Metacafe, dan lain-lain.
Jika Anda belum punya blog di WordPress.com.Langkah-langkah memposting Video di blog WordPress.com:
Anda bisa langsung mencari video yang mau dimasukkan dalam posting/tulisan/pages di blog Anda, dengan cara memasukkan kata kunci, misalnya “video editing tutorial”. Setelah ketemu video yang bagus, copy URL atau alamat video tersebut. Caranya:
  • Klik thumbnail (gambar kecil di sebelah kanan)
  • Pada gambar besar di sebelah kiri, klik kanan alamat video tersebut (ada di bawah gambar video), kemudian pilih “copy link location” atau “copy shortcut”.
  • Atau dapat juga dengan cara mengklik (membuka) video tersebut, kemudian copy URL yang ada di address bar.
2. Pada saat menulis posting/pages, klik ADD Video (ada di samping Add Image)

3. Masukkan alamat/URL Google Video
Paste URL hasil copy dari langkah #2 di form URL, kemudian buang URL di belakang nomor docid.
Contoh: Misalnya URL dari Google Video:

maka yang dimasukkan dalam form URL:

Kemudian klik “Insert to Post

4. Lihat di halaman editor Anda, akan tampak tulisan seperti ini:

5. Selesei, cek di “preview” postingan Anda.
Catatan:
·         Anda bisa menampilkan banyak video dalam satu posting/halaman.
  • Memposting video yang berisi gambar porno, cracking, hacking, dapat melanggar TOS.
Upload Video dari komputer Anda?
Buat yang suka berkreasi, misalnya:
  • Anda bisa membuat video Anda sendiri atau memanggil jasa Video Shooting untuk membuat video Anda.
  • Anda ingin membuat video tutorial dan mempublikasikan tutorial Anda.
  • Anda ingin berbisnis atau mempromosikan web Anda? Buat sebuah video yang menarik, kemudian di awal atau akhir video dimasukkan alamat website Anda. Mantap kan?
Pertama Anda perlu membuat video Anda, bisa dengan Windows Movie Maker (di Windows XP, buka Start Menu -> Program -> Accessories -> Entertainment).
Setelah video sudah siap dan pastikan dalam format AVI, MPEG, Quicktime, Real, atau Windows Media, Anda siap mengupload video Anda.Anda akan mendapat 2 pilihan:
  1. Web Based Uploader, tanpa mendownload software, video diupload satu per satu, maksimal 100 MB.
  2. Desktop Uploader, perlu mendownload software, bisa upload lebih besar 100 MB, dan banyak file sekaligus.
Format video yang didukung Google Video: avi, .asf, .mov, .wmv, .mpg, .mpeg, .mp4, .ra, .ram, and, .mod.

SELAMAT MENCOBA..
J J J